Apa Itu Mesin Gawangan?
Mesin Gawangan adalah salah satu jenis peralatan utama dalam pengeboran pondasi *bore pile wash boring*. Secara bentuk dan tinggi, menara Gawangan sama menjulangnya dengan mesin Mini Crane. Namun, perbedaannya terletak pada struktur tiangnya.
Jika Mini Crane menggunakan tiang baja kaku yang sudah menyatu permanen dengan sasis kendaraannya, Mesin Gawangan menggunakan sistem perancah tiang bongkar-pasang (knock-down). Tiang ini dirakit manual secara terpisah menyerupai gawang atau tripod, lalu ditahan posisinya menggunakan tali baja penyeimbang (seling) di sisi-sisinya. Mesin diesel dan pompa airnya diletakkan terpisah di permukaan tanah.
Spesifikasi & Identitas Mesin
- Diameter Pengeboran: 30 cm, 40 cm, 50 cm, 60 cm, hingga 80 cm.
- Kedalaman Maksimal: Sama kuatnya dengan Mini Crane, mampu menembus hingga kedalaman 30 meter.
- Sistem Kerja: Wash boring (bor basah) yang sama persis dengan Mini Crane.
- Mesin Diesel: Menggunakan mesin bertenaga tinggi yang sama dengan Mini Crane.
- Fleksibilitas Menara: Komponen tiang pipa dapat dibongkar dan digotong secara manual ke titik yang sulit.
Kapan Harus Menggunakan Gawangan Dibanding Mini Crane?
Karena kemampuannya 100% setara dengan Mini Crane, perbedaan penggunaannya murni bergantung pada kondisi manuver lahan proyek. Gawangan menjadi pilihan utama ketika:
- Akses Bermanuver Sempit: Lokasi proyek berada di area padat penduduk dengan jalan yang berbelok patah 90 derajat. Sasis Mini Crane yang panjang tidak bisa berbelok, namun komponen Gawangan bisa digotong manual dan dirakit di dalam.
- Kontur Tanah Ekstrem: Titik pengeboran berada di tanah yang miring, berundak (tangga), atau tepat di bibir tebing di mana sasis kendaraan beroda (Mini Crane) berisiko terguling atau tidak bisa merapat.
- Lahan Sangat Berlumpur: Sasis Mini Crane yang berat berisiko amblas di lumpur dalam, sedangkan rangka Gawangan lebih mudah disesuaikan titik pijaknya.
- Posisi Sudut Sangat Mepet: Titik pondasi berada persis menempel pada tembok batas tetangga di mana sasis kendaraan tidak punya ruang untuk parkir berputar.
Jika lokasi proyek Anda berupa tanah lapang datar dengan akses yang cukup untuk manuver sasis panjang, kami akan langsung menurunkan Mini Crane karena persiapan kerjanya lebih cepat tanpa harus merakit tiang terlebih dahulu.
Apakah Harga Gawangan Lebih Mahal?
Tidak! Harganya 100% sama persis dengan Mini Crane.
Kami di Agung Perkasa Borepile tidak membedakan harga jasa pengeboran antara menggunakan Mini Crane maupun Gawangan. Biaya jasa pengeboran mesin dimulai dari Rp120.000 per meter. Harga di atas berlaku dengan syarat minimal volume 200 meter. Apabila total volume pengerjaan kurang dari 200 meter, silakan hubungi admin kami untuk mendapatkan penawaran harga borongan (lump sum).
Bingung Memilih Antara Mini Crane atau Gawangan?
Serahkan kepada tim ahli kami! Kami akan melakukan survei lokasi dan menentukan alat berat mana yang paling cocok dengan medan proyek Anda secara gratis.
Konsultasi Gratis via WhatsAppKesimpulan
Mesin Gawangan adalah "saudara kembar" Mini Crane dengan fungsi mesin dan kedalaman yang sama persis (hingga 30 meter). Kehebatan utama Gawangan terletak pada sistem tiang rakitannya yang memungkinkan alat ini mengebor pondasi kokoh di posisi paling sulit sekalipun di mana mesin alat berat konvensional menyerah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Tidak. Biayanya persis sama. Kami menyediakan kedua opsi mesin ini semata-mata untuk menyesuaikan dengan kondisi medan dan manuver di lapangan proyek klien, tanpa adanya tambahan biaya (*hidden cost*).
Ya, 100% sama. Gawangan dan Mini Crane menggunakan mesin penggerak diesel bertenaga tinggi yang sama dan sistem bor basah (*wash boring*) yang sama. Keduanya mampu mengebor hingga kedalaman 30 meter.
Merakit tiang gawangan manual memakan waktu sedikit lebih lama di awal dibandingkan mini crane yang sudah *ready*. Namun, waktu pengeboran per titiknya memiliki kecepatan yang kurang lebih sebanding.